Kunjungan Turis ke Labuan Bajo Melampaui Target Didominasi Wisatawan Asing

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Berto Kalu

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO-Kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo, Manggarai Barat, Pulau Flores  sepanjang tahun 2023 sudah melampaui target yang ditetapkan yang didominasi wisatawan manca negara.

Kepala Dinas Pariwisata Manggarai Barat, Pius Baut mengungkapkan sampai November 2023 jumlah pelancong yang pelisiran di Labuan Bajo mencapai 393.386 turis.

“Ini sudah melampaui target, karena tahun lalu (2023) kami menargetkan jumlah kunjungan minimal seperti tahun 2019, sebelum Covid-19 yakni, 256.000 ribu. Data per November 2023 sudah 300 ribu lebih,” jelas Pius Baut, Selasa 2 Januari 2024.

Dari jumlah 393,386 wisatawan itu didominasi wisatawan mancanegara sebanyak 226,429 orang, dan wisatawan domestik 166,957 orang.

Baca juga: Gelombang Tinggi di Perairan Labuan Bajo, Kapal Wisata Diminta Waspada

Adapun jumlah kunjungan wisatawan itu dihitung berdasarkan jumlah karcis retribusi yang dipungut di Kawasan Taman Nasional Komodo, dan obyek wisata lain di Labuan Bajo seperti Puncak Waringin, Goa Batu Cermin, Goa Rangko, Air Terjun Cunca Wulang dan lain sebagainya.

Pius meyakini, jumlah kunjungan di 2023 bisa menembus angka 400 ribu jika ditambah dengan jumlah kunjungan di Desember 2023. Pius mengatakan jumlah kunjungan di Desember tahun lalu masih didata oleh Balai Taman Nasional Komodo (BTNK).

“Bisa jadi jumlah wisatawan tembus 420 – 430 ribu, datanya masih berproses di BTNK,” kata Pius.

Meningkatnya jumlah kunjungan ini, menurut Pius karena banyak event internasional yang digelar di Labuan Bajo, mulai dari side event G-20, KTT ASEAN hingga pertemuan kepolisian se-ASEAN atau AMTC.

Baca juga: Panwascam Komodo Copot Baliho Ganjar-Mahfud di Labuan Bajo, Manggarai Barat

Faktor lain karena semakin banyak pihak maskapai yang membuka penerbangan langsung ke Labuan Bajo tahun 2023. Pius pun optimistis jumlah kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo tahun ini akan terus meningkat.

Pihaknya juga akan terus melakukan promosi wisata baru melalui media sosial, serta memperkuat koordinasi dengan Kementrian Pariwisata

“Yang terbaru ada obyek wisata Ngalor Kalo di Lembor. Kita akan manfaatkan awal tahun ini pengelolaannya bersama Pemerintah Desa Siru. Itu spot wisata baru sekitar 60 km dari Labuan Bajo, satu jalur dengan ke Wae Rebo, artinya teman-teman tour travel bisa jual paket itu bersamaan dengan Wae Rebo,” pungkasnya. *

sumber: pos-kupang,com

 

Updated: Januari 2, 2024 — 8:26 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *